Selamat Datang di Plaza Agro Gadjah Mada

BerandaProductArtikel

Beda Beras Non-Organik dan Beras Organik

03 Januari 2022 - 15:42:08 WIB Kategori Artikel : Pertanian

Seperti yang diketahui seiring dengan perkembangan jaman orang-orang semakin memperhatikan kesehatan diri. Kini sudah cukup banyak macam-macam makanan yang membawa embel-embel organik sebagai label yang mengisyaratkan bahwa makanan tersebut lebih sehat. Salah satu makanan yang terkenal dengan label organiknya adalah beras. Lalu sebenarnya apa perbedaan dari beras non-organik atau beras yang biasa dikonsumsi dengan beras organik yang banyak beredar? Intip perbedaan mendasar melalui ulasan berikut ini! Pertama, untuk memberantas hama. Ini adalah ciri yang paling mendasar dalam membedakan beras organik dan non organik Beras organik biasanya menggunakan bahan alami dalam pembudidayaannya. Jadi dalam memberantas hama, beras organik akan menggunakan pestisida alami bukan dengan zat kimia. Pestisida alami ini terbuat dari fermentasi dedaunan dan buah-buahan secara alami. Sementara itu, beras non organik cenderung masih menggunakan pestisida kimia untuk memberantas hama dan gulma. Tak lupa juga penggunaan herbisida. Umumnya pestisida ini terbuat dari carbaryl, piperonyl butoxide, dan malathion. Kedua, penggunaan pupuk. Dalam proses budidayanya, pupuk yang digunakan untuk budidaya beras organik biasanya menggunakan pupuk kompos atau pupuk hijau. Pupuk tersebut merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan sehat bagi tanah. Sementara itu pupuk beras non organik biasanya akan menggunakan pupuk kimia. Ketiga, dari sisi nutrisi. Beras organik cenderung mengandung nutrisi dan mineral yang tinggi. Beras organik juga ramah bagi penderita diabetes dan biasa digunakan dalam program diet. Sementara beras non organik bukannya tidak kaya nutrisi hanya saja memang dalam takaran nutrisinya berbeda dengan beras organik karena pengaruh penggunaan bahan kimia dalam proses budidayanya. Keempat, dari sisi harga. Mengingat proses pembudidayaannya yang cukup rumit dan penggunaan bahan perawatan yang serba alami, beras organik harganya agak lebih mahal dibanding dengan beras non organik. Nah, itu tadi setidaknya beberapa hal yang mendasari perbedaan antara beras organik dan beras non organik. Selanjutnya pembahasan mengenai macam-macam beras organik mungkin akan seru, ya? Untuk hal tersebut mari bahas di artikel selanjutnya. Kalau mau tahu lebih banyak lagi tentang beras organik, langsung aja kunkungi Plaza Agro Gadjah Mada di area Fakultas Peternakan UGM karena kita gudangnya segala macam beras organik! Ditulis oleh Kartika Elsa P Referensi: https://www.hipwee.com/tips/ciri-beras-organik/ http://blog.sayurbox.com/3-perbedaan-beras-organik-dan-non-organik/ https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/jenis-beras-paling-sehat/

0 Comments
Leave comment
(Masukkan 6 kode diatas)